7 Aplikasi Pencatat Keuangan Usaha yang Dapat Membuat Kamu Lebih Jago Atur Duit

Jika kamu tidak ingin kecolongan dan kantong seketika tipis pada akhir bulan, tampaknya ini saatnya kamu install aplikasi pencatat keuangan usaha atau aplikasi keuangan pribadi di ponselmu!

Memiliki aplikasi keuangan tentu penting karena aliran uang (cash flow) yang masuk dan keluar ke kantong adalah sumber aktivitas kita sehari-hari. Aplikasi macam ini akan bantu kita untuk mencapai target finansial pribadi.

Aplikasi pencatat keuangan usaha, solusi tepat wujudkan resolusi keuanganmu

Apalagi, kalau kamu punya resolusi keuangan. Aplikasi pencatat keuangan usaha dan aplikasi keuangan pribadi akan bantu mengatur cash flow demi wujudkan resolusimu!

Ingat baik-baik pesan pemain catur Charles A. Jaffe ini: “Yang bisa membuatmu kaya bukanlah besaran penghasilanmu, tapi kebiasaanmu mengatur pengeluaran.”

Sekadar memperoleh penghasilan yang banyak tidak akan membuatmu jadi kaya apabila kamu tidak bisa atur keuanganmu dengan bijak!

Berhubung beberapa aplikasi pencatat keuangan usaha ini bisa kamu install gratis, dan berlangganan untuk fitur spesial, kamu siap dong miliki “asisten” pribadi untuk bantu mengatur keuangan dengan bijak?

1. Jurnal, aplikasi pencatat keuangan usaha UMKM

Jurnal merupakan salah satu aplikasi pencatat keuangan usaha dan pembukuan harian untuk UMKM yang berfungsi untuk melacak transaksi bisnis dan juga keuntungan penjualan.

Mulai dari pemasukan dan pengeluaran, hutang dan piutang pelanggan. Bahkan juga bisa membuat laporan keuangan usaha dengan sangat mudah!

Ini adalah cara baru dalam mencatat keuangan bisnis, menggantikan cara lama yaitu pencatatan keuangan manual di buku dan kertas yang bikin pusing. Dan penyederhaan dari aplikasi akuntansi UKM.

Lalu apa aja sih keunggulan dari aplikasi ini?

  • Mencatat utang piutang – Jurnal akan mengirimkan SMS pengingat otomatis ketika jatuh tempo dan tanpa biaya apapun, lho!
  • Catatan penjualan/Pemasukan dan pengeluaran – Kamu bisa cek dengan mudahnya untung-rugi bisnismu.
  • Laporan keuangan otomatis – Buat laporan keuangan usahamu harian, mingguan dan bulanan secara otomatis dan cepat.
  • Bisa digunakan tanpa koneksi internet – Hemat kuota, deh!
  • GRATIS selama 14 hari!!!

2. Finansialku, aplikasi serbabisa untuk transaksi keuanganmu

Aplikasi Finansialku menyediakan berbagai fitur. Dari pencatatan keuangan, membuat anggaran, dan merencanakan keuangan hingga mengelola investasi dan membuat laporan keuangan tersedia.

Fitur unggulan aplikasi ini adalah rencana keuangan. Setiap orang miliki impian yang ingin dicapai, dari membeli rumah, mewujudkan pendidikan anak, hingga siapkan dana hari tua.

Nah, rencana keuangan ini akan membantu untuk mengatur dana yang dibutuhkan demi capai impian itu. Ada pula fitur pencatatan transaksi, kamu bisa tambahkan dokumentasi foto atau lokasi untuk masing-masing transaksi.

Fitur tambahan untuk versi berlangganan di antaranya:

  • Jumlah profil tidak terbatas (maksimal 2 di versi gratis)
  • Jumlah transaksi tak terbatas (maksimal 60 per bulan di versi gratis)
  • Konsultasi dengan perencana keuangan secara daring
  • Catatan investasi, anggaran, dan aset

Untuk fitur konsultasi, pengguna berbayar bisa konsultasi dengan perencana keuangan secara daring. Perencana keuangan akan menjawab pertanyaan pengguna selama 24 jam. Saat ini, Finansialku miliki tiga perencana keuangan.

3. UangKu, aplikasi keuangan pribadi yang jaga isi kantongmu

UangKu digadang-gadang cocok untuk mereka yang belum pernah gunakan aplikasi pencatat keuangan usaha sebelumnya. Fiturnya yang terstruktur dan dikemas dengan sederhana memudahkan pemula untuk mengoperasikan aplikasi ini.

Kamu akan diminta untuk mengisi target tabungan dan pengeluaran selama satu bulan. Secara otomatis, aplikasi akan menganjurkan batas pengeluaran harianmu.

Dengan aplikasi buatan developer ODT ini, kamu bisa catat transaksi yang sudah terjadi maupun rencana pemasukan atau pengeluaran di masa mendatang.

Pengeluaran dan pemasukan juga bisa dikategorikan sesuai dengan pengelompokan yang kamu tentukan. Ini memudahkan untuk melacak uang masuk dan keluar.

Daftar transaksi setiap hari juga disajikan setiap bulan dalam fitur kalender dan statistik.

4. TemanBisnis, aplikasi pencatat keuangan usaha untuk mulai berbisnis

TemanBisnis dari Badr Interactive ini diperuntukkan untuk keuangan bisnis, terutama bagi mereka yang baru memulai usaha. TemanBisnis bantu mencatat pemasukan dan pengeluaran bisnis dari berbagai sumber.

Setiap sumber ini dikelompokkan dalam kategori berbeda untuk bantu kamu melacak transaksi. Tidak hanya transaksi tunai, tetapi juga mencatat transaksi kredit atau utang.

Aplikasi pencatat keuangan usaha ini secara otomatis menghitung sejumlah laporan seperti laba/rugi, utang/piutang, dan pertumbuhan kas dari waktu ke waktu.

Bagi yang benar-benar baru memulai usaha, TemanBisnis juga sediakan konten “kelas mikro” berupa artikel panduan dan informasi singkat tentang pengelolaan bisnis.

5. Monefy, atur uang dengan aplikasi keuangan pribadi yang terjadwal

Aplikasi keuangan pribadi ini dilengkapi fitur kustomisasi agar bisa diubah sesuai dengan kebutuhanmu.

Dengan Monefy, kamu bisa membuat lebih dari 1 akun catatan secara terpisah. Akun berbeda ini bisa digunakan untuk kategori uang tunai, rekening bank, atau akun buatan kamu sendiri.

Terdapat pula fitur yang mengelompokkan pengeluaran dalam berbagai kategori dan mempermudah urusan pengaturan keuangan. Monefy akan secara otomatis hitung persentase pengeluaran masing-masing kategori setiap hari, minggu, bulan, hingga tahun.

Aplikasi ini tersedia gratis atau berbayar seharga Rp33.000 (per Desember 2018) yang bebaskan dari tampilan iklan. Versi berbayar ini sediakan sinkronisasi melalui DropBox atau Google Drive.

6. Wallet, aplikasi finansial tersinkronisasi

Dengan fitur yang menghubungkan transaksi dan saldo bank, aplikasi ini miliki keunggulan karena mendukung pencatatan transaksi keuanganmu dalam banyak mata uang.

Selain itu, Wallet bisa mengekspor data dalam berbagai jenis file dengan fitur cloud sync. Aplikasi pencatat keuangan usaha ini bisa mengimpor data transaksi atau rekening dari file CSV atau Excel.

Aplikasi keuangan pribadi ini sediakan fitur perencanaan pembayaran di masa depan, lengkap dengan fitur pengingat. Wallet tersedia gratis maupun berbayar, mulai dari Rp28.000 per bulan hingga Rp379.000 untuk berlangganan seumur hidup.

Wallet versi berbayar ini sinkronisasikan akun online banking dengan berbagai bank, seperti BCA, Bank Mandiri, dan Danamon. Fitur ini membantumu merekam secara otomatis riwayat transaksi keuangan sehingga tidak perlu mencatatnya secara manual.

Fitur sinkronisasi ini didukung Salt Edge, agregator data perbankan bersertifikasi ISO 27001 yang terhubung dengan sekitar 3.000 lembaga keuangan dalam lebih dari 60 negara.

7. Moneywiz, aplikasi keuangan pribadi untuk jadi “wise”

Aplikasi pencatat keuangan usaha ini menawarkan opsi dengan fungsi yang lebih rinci. Kamu bisa buat laporan keuangan dalam format CSV atau PDF untuk data perbandingan anggaran hingga uraian transaksi terpisah untuk masing-masing merchant.

Aplikasi keuangan pribadi ini tersedia gratis atau berbayar dengan harga Rp49.000 per bulan dan Rp499.000 per tahun. Fitur tambahan yang ditawarkan di antaranya sinkronisasi akun berbasis Salt Edge dengan berbagai online banking (Mandiri, BCA, dan Danamon).

Transaksi akan tercatat lebih mudah dengan pengelompokan ke dalam kategori, nah dengan aplikasi Moneywiz ini, kamu bisa catatkan transaksi hingga ke lebih dari satu kategori.

Misalnya, saat kamu pakai transportasi publik untuk beli makanan, kamu bisa sekaligus catatkan harga makanan (dalam kategori makanan) dan biaya transportasi (dalam kategori transportasi).

8. Mint, aplikasi finansial palugada buat milenial

Mint adalah aplikasi yang populer di kalangan milenial. Dengan hanya satu akun, kamu bisa atur berbagai urusan keuangan sekaligus, dari penghasilan, pengeluaran, hingga urus aset dan investasimu.

Menyuguhkan fitur all-in-one, kamu bisa atur berbagai urusan keuangan sekaligus, di antaranya danamu di rekening bank, portofolio investasi, tagihan bulanan, pinjaman kredit, dan giro.

Aplikasi pencatat keuangan usaha ini bantu kelompokkan anggaran belanja ke dalam kategori berbeda sehingga kamu bisa hitung pengeluaran dengan lebih mudah.

Keuangan personalmu ditampilkan dalam bentuk grafik dan bagan yang mempermudah melihat kondisi keuanganmu dari waktu ke waktu.