Candi Borobudur: Sejarah, Bentuk, dan Sejumlah Fakta Menarik

Indonesia beruntung memiliki warisan budaya terbaik yang pernah ada. Warisan tersebut berbentuk susunan batu yang menjadi sebuah tempat magis bagi pemeluk Buddha. Tempat itu bernama Candi Borobudur. Ada banyak sejarah Candi Borobudur yang perlu kamu ketahui.

Terletak di Magelang, Jawa Tengah, Candi Borobudur merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Rasa bangga tak terkira patut disemayamkan para pembuatnya. Sehingga, hingga hari ini, Candi Borobudur ramai dikunjungi baik dari wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

Sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, Candi Borobudur memiliki sejarah yang luar biasa. Di samping itu, ada sederet fakta menarik yang perlu kamu ketahui.

Sejarah Singkat Candi Borobudur

Candi Borobudur dibangun pada masa Dinasti Syailendra sekitar antara abad ke-8 dan 9. Tidak diketahui pasti siapa yang merancang pembangunan candi ini. Namun yang pasti, pengerjaannya mencapai puluhan bahkan konon, hingga ratusan tahun.

Pengerjaan baru selesai pada masa pemerintahan Raja Samaratungga pada 825 Masehi. Selama pembangunan tersebut, menurut sejumlah arkeolog, terdapat renovasi sebanyak empat kali.

Mulanya, meratakan tanah di sekitar candi. Lalu, membentuk struktur piramida dengan memadatkan tanah menjadi batu. Struktur mengalami perubahan karena luas undakan dan bentuknya yang melingkar. Terakhir, undakan tersebut semakin meluas dan bentuk lingkarannya semakin melebar.

Meski sempat hilang dari peredaran, Candi Borobudur berhasil ditemukan oleh Thomas Raffles pada 1811. Saat itu, dia adalah Gubernur di Pulau Jawa. Penemuan tersebut langsung diverifikasi seorang insinyur Belanda bernama Christian Cornelius.

Hasil verifikasinya menarik perhatian banyak pihak. Kemudian, terjadi pencurian yang menyebabkan stupa berupa kepala Buddha hilang. UNESCO sempat turun tangan agar warisan budaya sekaligus sejarah Indonesia dapat diselamatkan. Ada renovasi yang menelan biaya cukup besar.

Kemudian, pada 1991 Candi Borobudur resmi ditetapkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia.

Bentuk Candi Borobudur

Struktur Candi Borobudur berbeda dari candi yang kamu temukan di daerah lain. Candi ini memiliki punden berundak yang jika ke atas akan semakin kecil. Candi ini juga memiliki empat buah tangga yang disesuaikan dengan arah empat mata angin.

Candi Borobudur memiliki tinggi 35,40 meter, lebar 121,38 meter, dan panjang 121,66 meter. Dalam setiap tingkat di candi memiliki falsafah tersendiri. Ada tiga falsafah yaitu:

– Kamadhatu: penggambaran manusia yang terikat nafsu keduniaan di bagian bawah.

– Rupadhatu: manusia berada di antara dua nafsu yaitu masih terikat dunia dan nafsu untuk meninggalkan keduniaan.

– Arupadhatu: Tak berwujud yang artinya manusia telah meninggalkan nafsu duniawi. Letaknya berada di bagian atas.

Ketika kamu mengelilingi candi ini maka kamu akan menemukan 1.460 relief yang terukir di dinding. Dari setiap relief muncul cerita yang menggambarkan perjalanan manusia.

Fakta-fakta Menarik

– Terdapat 504 arca Buddha di sini.

– Meskipun berjumlah ratusan, banyak arca Buddha yang tidak memiliki kepala. Hal ini disebabkan pada zaman dahulu marak terjadi pencurian untuk kemudian diperjualbelikan di pasar ilegal.

– Pernah mengalami peristiwa pemboman pada 1985 sehingga menghancurkan relief dan stupa.

– Pemerintah Hindia Belanda sempat memberikan sejumlah arca dan stupa secara gratis kepada Thailand dan Inggris.

– Sempat ditutup pada akhir 2010 akibat letusan Gunung Merapi yang dahsyat.

Sampai hari ini, Candi Borobudur masih menjadi objek wisata dunia. Bahkan, pada 2020, selain Mandalika dan Labuan Bajo, Candi Borobudur menjadi objek wisata prioritas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Itulah sejarah singkat, bentuk, dan fakta-fakta menarik mengenai Candi Borobudur yang perlu kamu ketahui. Dari penjelasan artikel ini setidaknya kamu memiliki gambaran mengenai Candi Borobudur. Ada cerita di dalamnya. Ada fakta-fakta yang tidak kamu jumpai di candi-candi di daerah lainnya. Ini yang perlu kamu pahami.

Selain kamu bisa mengetahui apa yang menarik dari sejarah Candi Borobudur, kamu juga bisa mengabadikan momen pemandangan dan suasana candi saat mengunjunginya melalui gawai atau kamera.

Telusuri di Indonesia Travel untuk mengetahui apa saja pesona alam maupun budaya di Indonesia lainnya. Kamu bisa melihat berbagai artikel menarik lain di situs resmi Indonesia Travel. Lakukan perencanaan liburanmu dan dapatkan pengalaman tak terlupakan ketika mengunjungi Candi Borobudur!